Telinga panjang, bibir piring, hidung dan leher jerapah, kecantikan benar-benar terletak di mata dari penonton. Tapi apa mungkin tubuh dimodifikasi dalam mode ini? Mari kita menggali ke dalam dunia piercings menarik dan seni tubuh lainnya dan melihat beberapa gambar yang benar-benar luar biasa.
Suku Turkana, di Kenya
Suku Turkana, sangat colorful. Mereka menghiasi dirinya dengan kalung dan gelang warna-warni. Antaranya merah, kuning dan manik-manik serba coklat. Para lelaki turkana menutupi kepalanya dengan lumpur dan dicat berwana biru kemudian dihiasi dengan bulu burung unta dan hewan lainnya.
Suku Mursi, di Ethiophia
Suku Mursi tinggal di daerah Sungai Onmo, Ethiopia. Wanita suku mursi mempunyai gaya tersendiri untuk mempercantik dirinya. Mereka menilai kecantikannya dari lebar bibir. Semakin lebar bibirnya, semakin cantiklah dia. Wanita mursi yang mengikuti tradisi tersebut maka dia layak untuk dinikahi. Enam atau setahun sebelum menikah wanita mursi sudah harus memakai “Piring Bibir”.
Suku Rikbatsa, di Amazon, Brazil
Berbeda dengan suku mursi…disini para pria Rikbatsa mempercantik telinganya. Suku Ribaktsa melubangi/mentindik telinganya menjadi besar. Kemudian dimasukan “Kayu Bulat”. Suku ribaktsa ini dikenal sebagai “Telinga Kayu”.
Suku Dayak, di Indonesia
Tidak kalah dengan suku Rikbatsa, di Indonesia kita punya suku Dayak yang terkenal dengan “Telinga Panjang”. Pembuatan telinga panjang tidak hanya dilakukan pada perempuan, tetapi juga pada laki-laki. Pembuatan telinga panjang biasanya dilakukan sejak masih bayi. Adapun tujuannya adalah untuk identitas dan penggolongan strata masyarakat.
Suku Kayan, di Myanmar
Nah ini yg menarik. Gak hanya jerapah aja loh yg punya leher panjang. Manusia juga ada yang berleher panjang. Khususnya untuk para wanita di Myanmar, mereka terkenal “si Leher Panjang”. Sedari kecil, orang tua mereka sengaja melilitkan gelang yang terbuat dari kuningan di leher, dan itu tidak boleh dilepas seumur hidup. Uniknya, apabila para wanita ketahuan berzina, maka para leluhur akan memberikan sanksi melepas lilitan gelangnya. Bayangkan dong….kalo itu dilepas..hmm…tulangnya tidak bisa menyangga dan terkulai. Iiih..takuuut.




0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !